Berdasarkan pantauan detikcom, rumah sederhana yang berada di Jl Pedati Raya, No 7C, Rt 07, Rw 09, Jatinegara, Jakarta Timur ini menjorok ke dalam. Untuk menuju rumah yang dominan biru tersebut, harus melawati lorong sepanjang 10 meter yang hanya bisa dilalui oleh 1 motor saja.
"Kejadiannya saya tidak tahu persis. Saat itu saya bersama istri saya berangkat kerja pukul 09.40 WIB, tiba-tiba ketika saya pulang kerja sekitar pukul 13.15 WIB, kunci gembok pagar saya sudah terbuka,"
ujar Rudianto kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat, (20/7/2012).
Lebih lanjut dia menjelaskan gembok pagar depan yang terbuka terlihat dirusak pakai linggis. "Begitu saya cek barang-barang ternyata sudah diambil semua," sambungnya.
Berdasarkan identifikasi, petugas dilapangan menduga pelaku masuk ke rumah dengan mencongkel pintu samping dengan menggunakan linggis. Tak hanya itu, pelaku pun mengacak-acak isi lemari di dua kamar dalam rumah. Beberapa harta yang diambil berada di dalam brankas.
"Ini, kamarnya diacak-acak, barang-barangnya ada di dalam lemari. Mudah-mudahan dari sidik jarinya kelihatan," ujar salah seorang petugas identifikasi Polsek Jatinegara yang enggan disebut namanya.
Akibat peristiwa tersebut pelaku berhasil membawa kabur sejumlah harta benda pemilik rumah yang ditaruh dalam lemari dan brankas. Pasutri ini mengalami kerugian total 1.000 Dolar Amerika, 200 Dolar Singapura, uang tunai Rp 1,8 juta, emas batangan 100 gram, dua buah laptop merek Dell dan sebuah modem.
Sampai berita ini diturunkan petugas telah mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa sidik jari dan rokok milik pelaku yang tertinggal. Kasus tersebut pun kini ditangani Unit Reserse Kriminal Polsek Jatinegara.
(edo/ega)











































