"Pelaku mengaku anggota buser kita. Mengambil 5 HP milik tukang bangunan," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Aries Syahbudin saat dihubungi detikcom, Jumat (20/7/2012).
Aries mengatakan peristiwa ini bermula pada Senin (16/7). Para pekerja bangunan tersebut didatangi dua pelaku, Hasari Effendi (22) dan Sandi (22). Keduanya mengaku hendak memeriksa tas milik pekerja bangunan karena saudaranya telah kehilangan perhiasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keesokan harinya, salah satu pekerja bangunan melihat motor pelaku yang dibawa pada saat mengambil HP korban. Hal itu langsung dilaporkan ke Polsek Penjaringan. Petugas Polsek langsung turun ke lapangan dan menangkap dua pelaku di daerah Pluit Timur, Jakarta Utara.
"Ditangkap sekitar pukul 20.00 WIB di jalanan daerah Pluit Timur," jelasnya.
Kedua pelaku lalu dibawa ke Polsek Penjaringan. Keduanya masih tidak mau mengaku kalau sudah mencuri HP pekerja bangunan. Besok harinya, polisi membawa pelaku ke rumah mereka. Di sini, polisi menemukan dus HP milik korban.
"Dari situ sudah tidak bisa mengelak lagi. Sementara HP-nya katanya sudah ia jual," ungkapnya.
Menurut Aries, kedua tampilan pelaku ini memang seperti anggota polisi. Mereka memotong rambut mereka dengan model cepak bak model seorang aparat. Hasari sendiri sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek. Sementara Sandi pengangguran. Keduanya kini ditahan di Polsek Penjaringan.
(gus/nwk)











































