"Anggota kejar pelaku, pelaku ada di posisi kiri tapi rekoset (mantul) dan mengenai korban yang berada di sisi kanan. Hal itu juga dibenarkan korban," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Hermawan saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/7/2012).
Ia menjelaskan, saat kejadian anggotanya memang melakukan penyergapan dan mengeluarkan tembakan untuk melumpuhkan pelaku yang juga diketahui membawa senjata api. Anggota yang melakukan pengejaran adalah anggota gabungan dari Polres Jakarta Selatan dan Polres Jakarta Selatan. Tiga anggota dari Polres Jakarta Selatan dan dua dari anggota Polres Jakarta Pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas yang salah menembak itu diketahui dari satuan unit ranmor Polres Jakarta Selatan berinisial DD. Menurutnya, pihak kepolisian sedang memibuatkan laporan tugas untuk DD guna mengetahui kronologis kejadian salah tembak itu.
"Nanti baru diproses. Sementara diperiksa di Propam Jakarta Selatan untuk ditindak lebih lanjut," tandas Hermawan.
Sebelumnya diberitakan, Rudi (57) warga Sawah Besar, Jakarta Pusat, terkena peluru nyasar dari polisi, Kamis (19/7) sore kemarin. Kala itu, anggota Polres Jakarta Selatan sedang mengejar buronannya namun saat memberikan tembakan, peluru tersebut melenceng dan mengenai warga.
Pengejaran tersebut terkait kasus perampokkan terhadap korban dengan inisial S. Korban dirampok oleh pelaku pada hari Kamis (17/7) lalu, di sebuah Mal daerah Kuningan Jakarta Selatan.
"Mobil yang dirampok ialah Suzuki APV nopol B 1472 SZI. Selain dirampok korban dibuang ke Cimanggis Depk, Jabar," ucap Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Imam Sugiarto.
(rvk/ega)











































