Korban dilarikan ke RSUP Sanglah Denpasar dua hari lalu setelah mengeluh sesak napas. Tidak lama dirawat korban meninggal dunia, Kamis (19/7/2012).
"Setelah kita telusuri ternyata korban memiliki riwayat pernah digigit anjing liar," kata
Sekertaris Tim Penanganan Rabies, dr. Ken Wirasandhi, kepada wartawan, Jumat (20/7/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itulah, Ken berharap kepada masyarakat jika digigit anjing, maka segera diberikan vaksin anti rabies serta mendapatkan perawatan secara medis. Terlebih virus ini sangat berbahaya dan mematikan.
Dari catatan RSUP Sanglah, banyak korban digigit anjing meninggal dunia karena tidak pernah mendapatkan vaksin ini.
Saat ini, jenazah korban sudah diambil keluarga korban untuk disemayamkan di rumah duka.
(gds/trw)











































