"Pemilukada DKI itu sama seperti pemilu lainnya, yang menentukan adalah pemilih. Karena itu mari kita garis bawahi, situasi kompetisinya harus yang fair, dewasa, dan bermartabat. Kita dorong dan kita ciptakan suasana seperti itu," kata Anas di sela-sela kunjungannya di Pasar Klender Jaya, Jl Raya Bekasi Timur, Jakarta, Jumat (20/7/2012).
Anas meminta isu SARA tidak dijadikan senjata untuk memperoleh kemenangan. Begitu pun dengan isu perbedaan puasa di kalangan umat muslim yang menurutnya rawan perpecahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya keyakinannya mengenai peluang jagoan PD, Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli, di putaran kedua, Anas kembali menyatakan keyakinannya bahwa Fauzi Bowo akan mampu mengalahkan Jokowi.
"Putaran kedua bisa terjadi apa saja. Saya yakin Fauzi Bowo akan menang," imbuhnya.
(tor/nrl)











































