"Sudah ada petunjuk mengenai pelaku dari saksi-saksi. Kalau untuk bius atau hipnotis belum sampai situ. Dan Belum ketahuan berapa jumlah pelaku pastinya karena korban belum bisa dimintain keterangan," ujar kasat reskrim Dian Perry saat dihubungi wartawan, Kamis, (19/7/2012).
Lebih lanjut Dian mengatakan dirinya masih belum mengetahui keadaan korban.
"Saya sendiri belum ke rumah sakit, jadi belum tahu kondisi terakhirnya, Yang melakukan itu Polsek Pulogadung, polres sendiri hanya back up untuk pengungkapan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum bisa dibilang dirampok, karena tidak ada barang yang hilang. Mungkin coba dirampok, tapi melihat barangnya dianggap tidak bernilai ga jadi dirampok," tandas Dian.
Sampai saat ini Sugiyono (35), pria yang dilempar dari Mikrolet 27 (Pulogadung-Kampung Melayu) masih menjalani perawatan di RS Persahabatan, Jakarta Timur. Tak ada barang-barang korban yang hilang dalam peristiwa itu. Pasalnya ibu angkat korban tidak mengetahui kejadian persis, dirinya tahu keadaan anak ketika dihubungi Habib Sholeh
(edo/)










































