"Matahari tenggelam di Mataram pada pukul 18.12 Wita. Tim pemantau memastikan hilal tidak terlihat di lokasi pemantauan," kata Usman, Kepala Kanwil Kemenag NTB di lokasi pemantauan hilal, Kamis (19/7/2012) petang.
Kemenag NTB memantau hilal di Pantai Loang Baloq, Kota Mataram. Pemantauan hilal baru kali ini dilakukan di lokasi ini setelah tahun tahun sebelumnya dilakukan di Bukit Malimbu, Lombok Barat. Lokasi pemantauan hanya berada pada ketinggian 3 meter di atas permukaan laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau mengandalkan mata telanjang memang sulit untuk dilihat. Karena itu tim pemantau menggunakan teropong dan alat batu, tapi juga tidak terlihat. Posisi bulan masih di bawah ufuk," kata Usman.
Karena itu, lanjut dia, kemungkinan akan ada perbedaan penetapan awal puasa tahun ini. Kemenag sendiri mempersilakan mereka yang berkeyakinan memulai puasa esok hari.
"Tentu saja pemerintah menginginkan tidak ada perbedaan. Sebaiknya memang kita tunggu hasil sidang di kementerian agama malam ini, apakah puasa esok hari atau lusa," kata Usman.
Ia mengatakan hasil pemantauan hilal telah langsung disampaikan melalui telepon ke Kementerian Agama di Jakarta. Laporan dari seluruh Kanwil Kemenang akan menjadi bahan sidang isbat di Kemenang, malam ini.
Sementara itu, pantauan detikcom di sejumlah masjid di Kota Mataram, banyak yang sudah berbenah untuk mempersiapkan salat tarawih. Kendati begitu umumnya warga Kota Mataram masih menunggu keputusan pemerintah.
Sebagian warga suku Sasak, populasi utama di Lombok, pada Kamis sore hingga petang menggelar tradisi 'rowah kebian' sebuah tradisi berdoa bersama di masjid dan musala di lingkungan masing-masing sebagai wujud rasa syukur setelah dipertemukan kembali dengan bulan Ramadan.
Sementara itu sebagian kecil warga yang merupakan Jamaah Thoriqoh Wan Naqsabandiyah di Kelurahan Pagutan, Kota Mataram sudah menjalani puasa pertama hari ini. Mereka mengikuti keputusan pengurus pusat organisasi Thoriqoh Wan Naqsabandiyah Indonesia.
Sebelumnya dilaporkan, hilal tidak terlihat di Makassar. Departemen Agama dan beberapa ormas Islam memantau hilal di lantai IV Mall GTC, kawasan pesisir Tanjung Bunga, Makassar, Kamis (19/7/2012). Hasilnya, tim belum menyaksikan penampakan hilal atau berada di posisi 1 derajat 19 menit.
(try/try)











































