Golkar: SBY Tak Serius Meminta Menteri dari Parpol Mundur

Golkar: SBY Tak Serius Meminta Menteri dari Parpol Mundur

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 19 Jul 2012 18:13 WIB
Golkar: SBY Tak Serius Meminta Menteri dari Parpol Mundur
Jakarta - Partai Golkar menanggapi santai pernyataan Presiden SBY agar menteri yang sibuk di parpol mundur. Golkar memandang SBY tak serius meminta menteri dari parpol mundur karena koalisi masih terjalin.

"Tidak mungkin jika dengan serius meminta mundur. Kerja koalisi kan belum selesai atau bahkan tidak akan pernah selesai karena masih bisa berkesinambungan di periode berikut. Statemen itu hanya omongan ringan yang tidak untuk diseriusi," kata Wasekjen Golkar, Nurul Arifin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2012).

Menurut Nurul pernyataan SBY sangat wajar dalam rangka mengingatkan menteri agar fokus menjaga keseimbangan pekerjaannya. "Menurut saya itu sih pernyataan yang wajar dari seorang kepala negara. Pastinya presiden ingin ada keseimbangan kinerja untuk pemerintahan di samping berpikir untuk partainya juga,"ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dinamika politik setelah Ramadan ini dipastikan akan meningkat seiring persiapan parpol menghadapi Pemilu dan Pilpres 2014. Bila ada menteri yang merupakan kader parpol merasa tidak sanggup membagi energinya dengan tugas pemerintahan, Presiden SBY mempersilakan untuk mengundurkan diri secara baik-baik dari KIB II.

"Bagi saudara yang memang tidak bisa membagi waktu dan harus menyukseskan tugas politik parpolnya, saya persilahkan baik-baik untuk mengundurkan diri," ujar SBY dalam pengantar pembukaan rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (19/7/2012).

(van/tor)


Berita Terkait