"Tidak mungkin jika dengan serius meminta mundur. Kerja koalisi kan belum selesai atau bahkan tidak akan pernah selesai karena masih bisa berkesinambungan di periode berikut. Statemen itu hanya omongan ringan yang tidak untuk diseriusi," kata Wasekjen Golkar, Nurul Arifin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2012).
Menurut Nurul pernyataan SBY sangat wajar dalam rangka mengingatkan menteri agar fokus menjaga keseimbangan pekerjaannya. "Menurut saya itu sih pernyataan yang wajar dari seorang kepala negara. Pastinya presiden ingin ada keseimbangan kinerja untuk pemerintahan di samping berpikir untuk partainya juga,"ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saudara yang memang tidak bisa membagi waktu dan harus menyukseskan tugas politik parpolnya, saya persilahkan baik-baik untuk mengundurkan diri," ujar SBY dalam pengantar pembukaan rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (19/7/2012).
(van/tor)











































