Ada beberapa nama kandidat cawapres yang dimunculkan ke publik. Beberapa di antaranya sangat laris diperbincangkan. Beberapa kandidat sebenarnya tokoh yang sejak pemilu 2009 lalu sudah muncul, beberapa di antaranya benar-benar baru.
Berikut adalah 7 kandidat cawapres yang paling sering digadang-gadang oleh sejumlah tokoh nasional. Tokoh yang sudah hampir pasti maju Pilpres seperti Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bahkan tengah serius merayu salah satunya untuk pasangan maju Pilpres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Jusuf Kalla
|
|
Parpol yang berminat mengusung JK baik sebagai capres maupun sebagai cawapres pun bermunculan. Dimulai dari Partai Nasdem yang juga sempalan Partai Golkar yang berminat menarik JK, hingga Partai Gerindra yang saat ini sangat serius menganalisa kemungkinan menduetkan Prabowo-JK di Pilpres 2014.
JK telah terang-terangan menyatakan kesiapannya dipecat dari Golkar kalau dia kemudian berlaga di Pilpres 2014 dengan kendaraan parpol lain. JK pun saat ini terus melakukan komunikasi dengan parpol dan kandidat capres dari parpol lain.
Uniknya, meski DPP Golkar mengeluarkan aturan tegas melalui Rakornas akhir Juni lalu, namun sejumlah elite Golkar terkesan memberi jalan JK menatap Pilpres 2014. Sebut saja Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung yang meminta DPP Golkar tidak asal memecat JK jika maju Pilpres lewat partai lain.
"Ya kalau bicara dari perspektif demokrasi sekarang ini bisa saja orang memberikan dukungan kepada seseorang walaupun orang itu tidak berasal dari partainya. Tentu keinginan itu terbuka, bisa tokoh Golkar dicalonkan partai lain atau sebaliknya. Karena dilihat dari rekrutment kan juga terbuka. Dari sisi ini kelihatan Golkar memperlihatkan sikap-sikap yang terbuka. Jangan terlalu untuk melakukan pemecatan dalam suasana politik yang terbuka seperti sekarang ini," imbau Akbar.
2. Sultan Hamengkubuwono X
|
|
Setelah memutuskan keluar dari Nasdem, Sultan kini kembali fokus di Golkar. Nama Sultan kembali dielu-elukan menjadi salah satu kontestan Pilpres 2014.
Namun karena Golkar telah mendeklarasikan pencapresan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical), Sultan tidak diposisikan sebagai capres. Namun dorongan kuat memposisikan Sultan sebagai cawapres untuk berpasangan dengan Ical.
DPD I Golkar se-Indonesia bahkan khusus berkumpul di Bali beberapa waktu lalu untuk mendorong Ical menerima Sultan sebagai cawapresnya. Usulan Sultan sebagai cawapres Ical awalnya didorong DPD I Golkar Yogyakarta.
"Teman-teman yang kumpul di Bali itu ngobrol tentang wakil presiden. Mempercepat Sultan HB X untuk wapresnya Pak Ical,"ungkap Ketua Balitbang Partai Golkar, Indra J Piliang.
3. Mahfud MD
|
|
Mahfud telah menyatakan dirinya sebagai hakim MK tidak akan berpolitik sebelum Mei tahun 2013. Namun Mahfud secara terang-terangan telah menyatakan mulai tergoda dengan dunia politik.
"Lucu, ya. Saya sendiri sejak semula merasa tak berminat karena tak punya potongan dan jahitan. Tapi karena sering disebut-sebut oleh parpol dan hasil survei lama-lama saya jadi tergoda dan mulai agak mau dengan alasan klise 'terserah rakyat saja'," kata Mahfud MD.
4. Dahlan Iskan
|
|
Partai Golkar telah memasukkan nama Dahlan Iskan sebagai kandidat cawapres Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Dahlan juga masuk radar kandidat cawapres yang akan dipasangkan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Hanura Wiranto, maupun Ketua Umum PAN Hatta Rajasa.
Dahlan dikenal sebagai menteri yang bekerja cepat dan fokus melakukan reformasi birokrasi. Kelebihan Dahlan banyak diperbincangkan di perpolitikan Tanah Air. Partai Demokrat berulangkali menyatakan Dahlan Iskan punya kesempatan besar berlaga di Pilpres 2014.
Survei yang dilakukan oleh Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) memunculkan Dahlan Iskan sebagai cawapres terfavorit ketiga di bawah Jusuf Kalla dan Mahfud MD.
5. Pramono Edhie Wibowo
|
|
"Ya dia gagah, kuat. KSAD kan?" ujar Ical ketika dimintai penilaian tentang Pramono Edhie.
Pramono Edhie juga disebut-sebut di internal Partai Demokrat sebagai salah satu bakal calon presiden di pilpres 2014. Namun hingga kini 10 nama kandidat capres PD yang masih di genggaman SBY belum dibuka ke publik.
Pramono Edhie saat ini belum bergabung dengan parpol manapun. Sejumlah tokoh politik menghitung Pramono Edhie akan pensiun sebagai KSAD pada akhir tahun 2013 atau awal tahun 2014. Sehingga masih ada waktu untuk mempersiapkan Pilpres 2014.
6. Puan Maharani
|
|
"Jam terbang Mbak Puan sudah cukup," tutur Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) pun mulai melirik Puan. Namun Puan masih dianggap banyak pihak sebagai politisi belia. Banyak tokoh memandang Puan masih pada level calon menteri.
Internal PDIP masih bergejolak karena dorongan agar Mega nyapres lagi masih kuat.
7. Edhie Baskoro Yudhoyono
|
|
Internal Partai Demokrat menduga Aburizal sedang berusaha menaikkan popularitas dengan memanfaatkan popularitas Ibas. Putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini memang karir politiknya melejit saat ini.
Ibas telah secara diplomatis menjawab "pinangan" Golkar.
"Sah-sah saja, namun untuk Demokrat hingga kini belum akan memunculkan nama karena kita masih terus berkonsolidasi dan berkonsentrasi pada program-program kerja partai dan mendukung serta mengawal program-program pemerintah. Demokrat menilai saat ini masih terlalu dini untuk mengumumkan capres karena masih ada banyak tahapan yang dilalui, termasuk tahapan pemilihan legislatif," ungkap anggota Komisi I DPR RI ini saat ditanya soal 'pinangan' Golkar.
Halaman 2 dari 8











































