|
|
Kawasan Flyover Roxy
|
|
Paku-paku yang berserakan di lokasi ini juga kerap dibakar. Modus ini diambil para penebar
ranjau paku untuk menyamarkan warna paku dengan warna aspal jalanan. Sapu Bersih Ranjau
Paku (Saber) mendapatkan 3 kg paku saat beroperasi di lokasi itu pada Minggu (12/7/2012) lalu.
Jl Medan Merdeka Utara
|
|
Tiga titik rawan di kawasan ini, yang pertama adalah di depan Mabes AD, di depan Istana Merdeka dan di persimpangan pertemuan antara Jl Medan Mereka Utara dan Jl Medan Merdeka Barat.
Sapu Bersih Ranjau Paku (Saber) yang menyisir lokasi ini pada Rabu (8/4/2012), mendapatkan sekitar 1 kg paku berukuran sekitar 3 cm berserakan.
Cempaka Mas Hingga Underpass Galur
|
|
Selama setahun Abdul Rohim, anggota Sapu Bersih Ranjau Paku (Saber), bisa mengumpulkan 220 kg paku di jalanan Jakarta. Penebar ranjau paku bisa membeli 1 kg paku dengan harga Rp 15 ribu. Paku-paku ini kemudian disebar di jalanan. Jika ada ada tiga pemotor saja yang kena ranjau paku, maka keuntungannya sudah berlipat.
"Kalau ganti ban dalam satu motor bisa Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu. Kalau ada 3 motor sudah dapat Rp 120 ribu, dengan cuma modal 15 ribu," kata Rohim.
Jl Daan Mogot
|
|
Pada Kamis (20/10/2011) motor Hardi yang diduga pelaku penebar ranjau paku dibakar warga di jalan ini. Sedang Hardi babak belur dihajar warga.
Kawasan Harmoni
|
|
Saking rawannya daerah ini ada organisasi masyarakat yang memerikan bantuan bagi para pengendara motor yang bannya bocor akibat ranjau paku. Kelompok bernama Semut Oranye ini memberikan layanan tambal ban gratis bagi para pengendara motor yang banya bocor di kawasan KH Hasyim Asyhari maupun di kawasan Harmoni.
"Sebaiknya pacu kendaraan 30 KM/jam, supaya paku yang terlindas tidak menusuk ke ban. Terus jangan gunakan jalur pinggir dekat trotoar," begitu tips Semut Oranye.
Jalur Mudik
|
|
Rohim menyarankan para pemudik untuk membawa ban dalam cadangan. Hal ini untuk mengurangi biaya jika terkena ranjau paku saat mudik. "Kalau bawa sendiri kan tinggal bayar ongkos pasang saja, tidak terlalu mahal," ujarnya.
Lagipula ban dalam cadangan kualitasnya lebih baik sehingga akan lebih awet jika dipakai mudik. "Jangan sampai baru ganti ban dalam di Bekasi terus bocor lagi di Cikampek," saran Rohim.
Halaman 2 dari 8











































