Pantauan detikcom di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2012), 9 pelajar IPM tersebut tiba di KPK pukul 10.45 WIB. Rombongan itu diterima langsung oleh Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas.
Rombongan itu mengenakan kaos putih bertuliskan IPM Jember di bagian dada sebelah kiri. Sedangkan sepeda yang mereka kendarai adalah sepeda onthel model kuno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keberangkatan kami ini, pada saat berangkat, banyak yang bilang tidak mungkin sampai Jakarta. Banyak yang bilang masa iya bocah-bocah dari Jember bisa sampai Jakarta, namun kami bisa sampai juga. Ini seperti yang ada di KPK. Korupsi itu kan besar, seolah-olah tidak bisa diberantas, tapi akhirnya jika memiliki kemauan bisa diberantas juga," kata ketua rombongan yang juga Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jember, Agus Hamdani.
Agus menceritakan perjalanan rombongannya tidak mudah. Menempuh perjalanan selama 9 hari sejak tanggal 8 Juli 2012, mereka sempat transit di beberapa tempat selama perjalanan. Mereka beristirahat di kantor-kantor IPM tiap kabupaten.
Mereka juga sempat mengalami kecelakaan di Pasuruan, Jawa Timur, namun tetap bersemangat melanjutkan perjalanan. "Kami tetap melanjutkan," ujar Agus.
Rombongan sepeda onthel itu terdiri dari pelajar berbagai tingkat yang terdiri dari pelajar SMP, SMA dan universitas. Paling muda, ada anggota rombongan yang masih kelas 2 sekolah menengah pertama.
Sesampainya di KPK, mereka langsung menyerahkan botol mineral berisi koin ke posko. Koin yang menjadi isi botol itu merupakan sumbangan masyarakat yang mereka kumpulkan selama di perjalanan.
"Kami membawa botol ini. Botol berisi koin ini kami dapatkan dari mengumpulkan uang dari publik selama di jalan," tutur Agus. Agus tidak mengetahui berapa jumlah koin sumbangan itu karena tidak pernah menghitung.
(tor/nrl)










































