"Diawali adanya penyerangan ke salah satu rumah makan. Rumah makan itu punya salah satu ormas. Kemudian saling menuntut balas, akhirnya menyerang," kata sumber detikcom di kepolisian, Rabu (18/7/2012).
Tak cuma menyerang rumah makan anggota FBR, massa Forkabi ini juga menurunkan bendera FBR di Pasar Mitra, Tambora, Jakarta Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi mengatakan polisi sudah menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut yakni 30 buah anak panah, 5 buah panah, 5 buah ketapel, 2 buah pisau, 3 buah celurit, 5 buah golok, dan 4 buah samurai.
"4 Orang ketangkap tangan bawa senjata tajam. Sedangkan yang lainnya masih dalam pengembangan," jelasnya.
Menurut Hengki, pihaknya tengah penyidik secara maraton kasus perusakan oleh 15 anggota ormas tersebut.
"Tadi malam kita langsung bergerak untuk antisipasi agar tidak meluar. Kita amankan semua. Tim reskrim tengah menyidik secara maraton," ucapnya.
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Suntana mengatakan pihaknya telah mengamankan 15 anggota FBR. 15 Orang ini diamankan karena telah merusak gardu Forkabi dan 2 warung. Selain itu, polisi menyita 45 motor.
(gus/nrl)











































