Pilgub DKI Jakarta putaran kedua diperkirakan akan dilaksanakan usai lebaran. Khusus untuk bulan Ramadan ini, Panwaslu akan lebih meningkatkan pengawasan untuk menghindari kampanye terselubung.
"Kita khawatirkan akan ada bagi-bagi sembako, tapi kalau ada upaya mempengaruhi pemilih, kemudian ada nomor urut, ada foto pasangan calon dan ada visi dan misi cagub, itu semua dilarang dimana terkait pelanggaran politik uang," ujar Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah, saat dihubungi oleh detikcom, Rabu (18/7/2012).
Ramdansyah mengatakan guna mengantisipasi dugaan politik uang pada bulan Ramadan, Panwaslu akan bekerja sama dengan tokoh agama setempat agar sosialisasi dapat berjalan lancar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramdansyah menambahkan apabila ada pasangan timses para cagub yang melakukan black champaign pada bulan Ramadan maka akan dikenakan sanksi sesuai peratutan yang berlaku.
(mok/mok)











































