Supendi ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (17/7/2012). Saat itu kerabat Supendi, Affandi, datang mengecek keberadaan korban. Affandi curiga karena korban tidak mengangkat telepon saat dihubungi istrinya, Liyawarti (28) yang tinggal di Kalimantan Barat.
"Dia ditemukan terduduk di dekat tumpukan pasir di dalam toko. Kepalanya berdarah," kata adik ipar Supendi, Fredi (32), kepada wartawan.
Fredi memperkirakan pelaku masuk melalui pintu belakang. Setelah mengetahui korban yang memiliki 7 karyawan tersebut berada di kamar mandi, pelaku beraksi. Kepala korban dipukul.
"Dekat kamar mandi banyak darah. Ada batu bata yang ada darahnya," ungkapnya.
Saat ini, korban dilarikan ke RS Mitra Keluarga Depok. Polisi belum memberikan keterangan. Sementara kerabat korban berdatangan ke lokasi kejadian.
Korban memiliki dua anjing, tapi menurut saksi mata tidak terdengar gonggongan anjing. Berdasarkan pemeriksaan, CCTV dirusak. Kabelnya dipotong sehingga aksi kriminal itu tidak terekam.
(trw/nrl)











































