"30 Hari dia (Pipit) habiskan uang di tabungannya Rp 1 juta lebih. Sekarang jadinya dia sama sekali nggak punya uang," ujar kakak Pipit, Husni Mubarok, kepada detikcom, Selasa (17/7/2012).
Menurut Husni, sejak pulang sendiri ke kostnya di kawasan Margonda, Depok, Pipit menangis. Mahasiswi Fakultas Farmasi yang kini mengambil program apoteker di UI ini sudah menyesal pergi dari kostnya tanpa memberi tahu pada orang tua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Husni menepis kabar adiknya itu pergi dari kosatnya karena menjalin cinta terlarang dengan pamannya. Menurutnya, kabar itu tidak benar.
"Dia pergi dari kostnya karena ingin menyendiri. Tapi bukan karena menjalin cinta terlarang dengan pamannya. Pamannya kan sudah berkeluarga," tuturnya.
Hingga kini, lanjut Husni, Pipit masih berada di Depok. Kedua orang tua Pipit juga masih menemani Pipit.
"Belum tahu dia pulang ke Tegal kapan," kata Husni.
Keluarga mengaku kehilangan Pipit sejak 16 Juni. Keluarga bahkan telah lapor polisi pada 30 Juni. Namun Pipit sudah ditemukan sejak Senin (16/7) kemarin. Pipit pulang sendiri ke kostnya dan alasan dia pergi dari kost karena ingin menenangkan diri.
(nwy/)










































