"Dari sisi keamanan, kualitas ataupun kuantitas gangguan keamanan meningkat," kata Timur di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2012).
Timur mencontohkan, aksi nekat pelaku perampokan yang terjadi Senin (17/7/2012), sekitar pukul 08.00 WIB, di Bank BRI RS dr Sardjito, Yogyakarta. Dalam aksinya, pelaku menggunakan modus melemparkan bungkusan berisi rangkaian kabel seolah itu adalah bom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Yogyakarta, Kombes Kris Erlangga, mengatakan modus perampokan yang terjadi kemarin terbilang baru.
"Kasus seperti ini baru pertama kali terjadi di wilayah DIY. Sebelumnya kasus perampokan di Bank BRI yang dulu hanya mengancam saja. Sekarang benar-benar pakai bom," kata Kris.
Namun, pernyataan Dirkrimum yang menyatakan pelaku menggunakan bom sungguhan dibantah Kapolri Jenderal Timur Pradopo.
"Semua masih dalam penyelidikan. Memang yang ditemukan mirip-mirip (bom). Tapi itu masih dalam penyelidikan," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo usai rapat lintas sektoral Operasi Ketupat 2012 di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2012).
(/)











































