"Nggak lah. Jokowi pasti bukan orang yang rakus mau ini mau itu,"kata JK kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7/2012).
Menurut JK, dalam politik ada jenjangnya. Politisi yang kuat harus bersabar menunggu masanya tiba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partai Gerindra meyakini Joko Widodo akan memenangkan Pilgub DKI. Namun Jokowi tidak mempersiapkan pilpres 2014, meski terbuka untuk maju di pilpres 2019.
"Jokowi tidak tergiur menjadi Capres atau Cawapres tahun 2014. Jokowi akan fokus membenahi Jakarta, kalau terpilih di putaran kedua nanti, Jokowi kita harapkan bisa membangun pemerintahan di DKI yang bersih dan tidak korup. Agar menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya," kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, kepada detikcom, Selasa (17/7/2012).
Yang fokus akan dilakukan Jokowi, menurut orang dekat Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto ini, adalah fokus membenahi Jakarta. Karena itu Jokowi harus membuktikan mampu meyakinkan masyarakat Jakarta akan terciptanya Jakarta baru yang lebih baik.
"Mengurus Jakarta agar berhasil membutuhkan hati dan waktu seperti dilakukannya di Solo Jokowi lebih ingin membuktikan bahwa dia bisa memenuhi harapan melakukan perubahan itu. Sebab kalau Jokowi berhasil membenahi Jakarta menjadi bersih, manusiawi dan tidak korup dalam 5 tahun ke depan, saya yakin Jokowi akan didaulat rakyat untuk menjadi Capres pada 2019 yang akan datang,"tegas Martin.
Wasekjen PD Ramadhan Pohan sebelumnya mengatakan Jokowi punya modal nyapres. Namun semua tergantung restu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto.
(van/ega)











































