Pantauan detikcom, Selasa (17/7/2012), Bertha datang ke Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, pukul 09.55 WIB. Mengenakan blazer dan rok warna biru, politisi Partai Demokrat ini tampak ditemani seorang rekannya.
"Kayaknya untuk yang WN Malaysia," kata Bertha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertha juga mengatakan mengenal kedua WN Malaysia tersebut saat keduanya berniat mencari investasi di Indonesia. "Kenal, mereka mau investasi," tuturnya.
Sebelumnya Bertha pernah dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka sebagai saksi untuk tersangka yang mengawal Neneng Sri Wahyuni pulang ke tanah air, Hasan bin Khusi.
Bertha merupakan notaris dari Grup Permai, konsorsium perusahaan yang dipimpin oleh Nazaruddin. Bertha diketahui juga memiliki peran di Partai Demokrat.
"Dia pengurus DPP Demokrat," terang Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis, usai bersaksi di pengadilan negeri Tipikor beberapa waktu silam.
Selain keterangan dari Yulianis, dalam situs resmi Partai Demokrat juga terpampang nama Bertha Herawati sebagai Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan DPP Partai Demokrat.
Bertha juga dikenal dekat dengan Nazaruddin. Dia pernah menemani mantan Bendahara Umum Demokrat itu ketika bertandang ke rumah Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf.
(trq/aan)











































