"Dia mengirimkan surat pemberitahuan ke KPK. Dia mengaku sakit dan ada di Singapura," jelas juru bicara KPK Johan Budi saat dikonfirmasi, Senin (16/7/2012).
Belum diketahui apa peran Artalyta dalam kasus Buol ini. Tapi kabarnya, Artalyta juga memiliki perusahaan sawit di Buol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kasus suap ini, KPK sudah mencegah tujuh orang mulai dari Direktur PT Hardaya Inti Plantation, Totok Lestiyo, Sukirno, dan Kirana Wijaya. Dari PT Cakra Cipta Murdaya, Siti Hartati Murdaya, Bupati Buol Amran Batalipu dan 3 orang dari PT Hardaya Inti Plantations lainnya yaitu Benhard, Arim dan Seri Sirithorn.
KPK sudah menetapkan sejumlah tersangka terkait kasus Buol ini. Diduga Bupati Buol diberi suap oleh Yani Ansori dan Gondo Sujono. Kedua nama terakhir adalah pegawai PT Hardaya Inti Plantations.
(tor/ndr)










































