Di Solo, Aksi Menentang SBY Dibubarkan Polisi

Di Solo, Aksi Menentang SBY Dibubarkan Polisi

Muchus Budi R. - detikNews
Senin, 16 Jul 2012 19:01 WIB
Di Solo, Aksi Menentang SBY Dibubarkan Polisi
Jakarta - Menjelang kedatangan Presiden Yudhoyono di Solo diwarnai aksi belasan pemuda yang mengkritik kebijakan pemerintahan Yudhuyono. Aksi tersebut dibubarkan aparat dengan alasan tidak ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

Aksi tersebut digelar di Bundaran Gladag, Solo, Senin (16/7g/2012) sore. Belasan orang yang menyebut diri sebagai Gerakan Rakyat Bersatu membentangkan spanduk menuntut Yudhoyono dan Boediono mundur karena dianggap gagal memberantas korupsi.
 
Semula aksi tersebut dibiarkan. Namun setelah mereka menggelar aksi beberapa anggota polisi berpakaian sipil meminta mereka segera membubarkan aksinya. Peserta aksi bergeming, aksi tetap dilanjutkan.

Karena peringatan tidak diindahkan, polisi dipimpin Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Parni langsung membubarkan aksi. Spanduk yang dibawa peserta aksi dirampas, sedangkan korlap aksi, Lucky Sugeng Nugroho, dibawa ke Mapolsek Pasar Kliwon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Aksi ini liar karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada polisi. Korlap kami bawa untuk dimintai keterangan," ujar Parni.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan. Stadion Manahan sudah dipadati puluhan ribu anggota Ansor. Saat ini sedang diadakan istigotsah dan dialnjutkan shalawat yang dipimpin Habib Syech Assegaf.

(mbr/)


Berita Terkait