Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, dari 210.559 Daftar Pemilih Tetap (DPT), jumlah suara yang sah 129.568, dan jumlah kertas suara yang tidak sah 2.128. Sementara jumlah pemilih yang tidak hadir pada pemilihan kepala daerah berjumlah 77.778 suara.
"Perolehan suara golput atau yang tidak menggunakan hak memilihnya di Kecamatan Pulo Gadung mengungguli enam kandidat lainnya," ujar ketua Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Mulyandi saat ditemui wartawan, di Kecamatan Pulo Gadung, Senin, (16/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Golput itu bukan berarti mereka antipati, bisa jadi mereka sudah pindah ke pingiran Jakarta tapi masih memiliki KTP Jakarta, atau bisa juga mereka pada waktu pemilihan sedang berkerja," lanjutnya.
Lebih lanjut ia mengimbau agar nantinya ketika pemilihan di putaran kedua sosialisai harus ditingkatkan sampai dengan RW.
"Kalau bisa dengan mengunakan mobil keliling, satu bulan sebelum Pemilu agar menarik perhatian warga dan kalau bisa masing tim sukses ada di mobil tersebut dengan catatan tidak boleh mengkampanyekan suara kandidat," tandasnya.
Sementara dari proses perolehan suara yang telah rekaptulasi di tingkat kecamatan, perolehan suara Jokowi menggungguli diantara enam pasang kandidat lain.
Dengan persentase suara masing-masing kandidat Pemilukada DKI Jakarta 2012, Kecamatan Pulogadung sebagai berikut:
- Foke-Nara 32,6%
- Hendarji-Riza 1,5%
- Jokowi-Basuki 41,8%
- Hidayat-Didik 12,1%
- Faisal-Biem 6%
- Alex-Nono 4%
Dengan perolehan jumlah suara masing-masing kandidat sebagai berikut Fauzi-Nara 43.010, Hendarji-Riza 2.089, Jokowi 55.118, Hidayat-Didik 16.036, Faisal-Biem 7.942 dan terakhir Alex-Nono sebesar 5.373 suara.
(mad/mad)











































