"Sikap politik PKS kalau terjadi putaran ke-2 sedang mengkaji menganalisis dan opsinya sangat terbuka apa mendukung salah satu pasangan calon, atau tidak mendukung sama sekali," kata Wasekjen PKS, Mahfudz Siddik, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/7/2012).
Menurut Mahfudz, pemilih Pilgub DKI cenderung ingin perubahan karena sudah lelah dengan pemerintah gubernur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PKS juga menganalisa kekecewaan masyarakat terhadap pemerintahan DKI Jakarta incumbent. Hasil analisis tentu juga akan jadi pertimbangan khusus.
Jokowi dianggap salah satu cagub alternatif. Meski keputusan akhir PKS masih menunggu hasil akhir yang diumumkan KPUD DKI.
"Dan kita lihat, sejauh ini analisis yang kita lihat ada kekecewaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah yang ada, lalu mereka punya persepsi tokoh yang bisa menghasilkan perubahan, dan Jokowi diuntungkan karena dia punya catatan prestasi selama menjadi walkot, sehingga dia jadi alternatif, tapi apakah dalam putaran kedua PKS akan mendukung Jokowi atau tidak, ini masih dikaji, kemungkinan serba terbuka. Bisa mendukung salah satunya, bisa juga mengambil sikap abstain," tegasnya.
(van/aan)










































