"Orang dukung lihat individu bukan parpol. Jadi nanti dipertimbangkan betul bagaimana figurnya. Apalagi untuk pencapresannya. Orang-orang pencitraan di TV itu kan figurnya walaupun ada nomor urut partainya. Figur itu lebih penting daripada siapa di belakangnya," kata Melani, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/7/2012).
Tokoh figur yang akan dimunculkan menjadi sangat penting karena tak ada artinya Pilpres tanpa tokoh kuat meski parpolnya juara di pemilu legislatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, PD juga harus mulai mencari figur pemimpin nasional karena Presiden SBY sudah tak diperbolehkan lagi maju Pilpres.
"Sekarang jadi pelajaran maka kita yang harus turun. Jangan hanya andalkan Pak SBY, harus sosialisasikan diri sendiri. 2009, kita rasakan kemewahan politik, dengan adanya Pak SBY orang langsung senang. Nah di 2014 nggak bisa lagi," imbaunya.
Β
"Saya rasa figur bisa dibentuk dengan datang ke konstituen. Kalau misalkan yang jadi anggota DPR, akan dilihat saat reses, sosialisasi 4 pilar, datang nggak ke dapil," lanjut Melani.
(/)











































