Aksi sempat ricuh ketika warga mencoba merangsek ke dalam kompleks kantor, Senin (16/7/2012). Warga minta BPN tidak hanya menemui perwakilan, tapi massa. Aksi saling dorong terjadi antara petugas dan warga.
Selain aksi dorong, warga melempari petugas dengan botol air mineral. Kericuhan itu membuat pagar besi kantor BPN jebol.
Salah satu warga Hambalang H Kosasih mengatakan, warga menuntut lahan secepatnya dikembalikan kepada warga. Karena warga menggantungkan mata pencahariaannya pada lahan tersebut. "Kami ingin lahan tersebut bisa digarap lagi oleh warga," katanya.
Di lahan sengketa tersebut, terdapat lebih kurang 500 warga yang menggantungkan hidup. Mereka mengklaim lahan tersebut digarap turun temurun sejak tahun 1960. Dengan masih dikuasainya lahan tersebut oleh perusahaan, warga tidak bisa menggarap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak BPN sendiri usai menemui perwakilan warga berjanji akan meninjau lokasi. Saat hendak meninggalkan kantor BPN, warga sempat bersitegang dengan aparat. Sebabnya, salah satu warga hendak ditangkap dengan tuduhan ikut merusak pagar.
(trw/nrl)










































