Dengan mengenakan setelan celana hitam, baju putih lengan panjang lengkap dengan dasi, Jokowi meninjau dan mengobrol dengan para pekerja maupun pengawas proyek. Dia mengakui proyek tersebut molor dari batas waktu yang telah diberikan sebelumnya. Untuk itu, dia memberi deadline kepada pemborong untuk menyelesaikan proyek tersebut akhir bulan ini.
"Ya memang molor, tapi ini karena kerja pemborongnya mundur-mundur terus. Tapi sudah saya beri peringatan tegas bahwa akhir bulan ini proyek gapura ini sudah harus selesai. Kali ini saya perlu mengontrol," ujar Jokowi kepada wartawan di lokasi pembangunan, Senin (16/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentuk mahkota yang dipilih memang tipe mahkota Jawa seperti yang sering ditemui dalam bentuk mahkota yang dipakai tokoh-tokoh raja dalam pewayangan Jawa. Pemilihan bentuk mahkota Jawa tersebut, menurut Jokowi, adalah sebagai bagian dari penguatan indentitas Kota Solo sebagai salah satu kota pusat budaya Jawa. "Ini untuk menguatkan indentitas kota," ujarnya.
Lebih lanjut Jokowi mengatakan akan semakin memperketat kontrol dalam penyelesaian proyek tersebut akan bisa selesai sesuai target waktu dan mutunya. "Yang namanya kerja memang harus ada menajemen kontrol. Harus dikontrol tiap hari. Kalau tidak nanti hasilnya kurang baik. Misalnya ukuran besinya tidak sesuai ukuran atau campuran semennya kurang tepat dan sebagainya," kata Jokowi.
(mbr/trw)










































