"Pertimbangan yang paling penting adalah kemaslahatan warga Jakarta. Kejayaan PKS itu pertimbangan berikutnya. Sebagai partai politik tentu kita berharap akan lebih besar di masa mendatang," kata Triwisaksana, Ketua Tim Sukses Hidayat Nurwahid-Didik Rachbini kepada detikcom, Senin (16/7/2012).
Namun, keputusan peralihan dukungan PKS akan ditentukan setelah KPU DKI Jakarta mengumumkan hasil penghitungan resmi perolehan suara pada 20 Juli mendatang. PKS, sebut Triwisaksana, akan lebih dulu mendengar masukan kader soal dukungan untuk calon di putaran kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sani menampik bahwa partainya akan menentukan pilihan berdasarkan sejarah hubungan antara PKS dengan Jokowi dan Foke.
"Keputusan yang kita ambil tidak berdasarkan emosional, pertimbangan secara rasional. Tapi kemungkinan opsi netral itu terbuka lebar," pungkasnya.
Seperti diketahui berdasar hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan Hidayat memperoleh 11 persen suara. Suara ini tengah diperebutkan Jokowi dan Foke yang lolos ke putaran kedua dengan selisih perolehan suara kurang dari 9 persen.
(fdn/nrl)










































