"Dia dikeroyok sama orang tidak dikenal. Kita juga tidak tahu motifnya apa," ujar paman Ade, Budi, saat ditemui kamar jenazah RSCM, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/7/2012).
Budi menduga pengeroyokan itu tidak bermotif perampokkan. Alasannya, motor yang ditunggangi Ade tidak hilang. "Motornya masih ada ditemukan di lokasi kejadian," papar Budi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ade Andreas merupakan warga, Asrama BS, RT 002/ RW 012, Cililitan, Kramat Jati. Dia merupakan anak terakhir dari 7 bersaudara. "Dia juga punya istri dan seorang anak yang masih berumur 2 tahun," jelas Budi sambil menangis.
(rvk/aan)










































