Survei menjelang Pilgub DKI memang membuat Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yakin akan menang satu putaran dalam Pilgub DKI. Namun survei sejumlah lembaga survei tersebut tidak menunjukkan kondisi faktual pada pemungutan suara Rabu (11/7) kemarin.
"Semua survei meleset, dan semua timses kaget, termasuk timses Jokowi sendiri. Mengingat seluruh angka swing voters akhirnya memilih Jokowi, sesuatu yang sangat jarang terjadi di banyak Pilkada," kata Sekjen PPP, M Romahurmuziy, kepada detikcom, Jumat (13/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menunjukkan Jokowi mampu menyedot hampir seluruh perkiraan swing voters yang diperkirakan sekitar 26 persen," ungkapnya.
Namun demikian, situasi bisa saja berubah pada putaran kedua. Karena parpol akan lebih serius belajar dari kegagalan di putaran pertama.
"Pada putaran kedua, belum tentu hal ini berlanjut. Karena pada putaran kedua semua parpol akan lebih serius dan pola dukungannya tidal lagi bersifat taktis, melainkan ideologis," pungkasnya.
(van/edo)










































