"Pertandingan belum selesai. Babak penyisihan sudah selesai, ini masuk babak final, babak finalnya 2 pasang," ujar Anas di kantor DPP Partai Demokrat, Jl Kramat Raya, Jakarta, Kamis (12/7/2012).
Menurut Anas, di babak final apapun bisa terjadi. Dukungan pada Foke-Nara dari partai belambang bintang mercy ini pun tidak berkurang. Mereka yakin pasangan incumbent itu akan dipercaya warga DKI memimpin Jakarta 2012-2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, evaluasi internal terkait pilgub DKI ini akan dilakukan. Namun evaluasi ini tidak akan dipublikasikan.
"Strategi pasca evaluasi juga bukan untuk dipublikasi," sambung Anas.
Bagi PD saat ini, yang terpenting adalah mengambil langkah-langkah politik komprehensif. Hal ini dilakukan untuk memenangkan Foke-Nara di putaran ke-2.
Hasil quick count sejumlah lembaga survei yang dilakukan 11 Juli kemarin, pasangan Jokowi-Ahok unggul. Posisi kedua adalah Foke-Nara. Selisih suara Jokowi-Ahok dengan Foke-Nara antara 7-9 persen.
Dari hasil quick count ini, pasangan Hidayat-Didik menempati peringkat 3, Faisal-Biem ranking 4, Alex-Nono ranking 5, dan Hendardji-Riza ranking 6. Bila memang nanti hasil penghitungan KPU memang seperti hasil quick count, maka akan ada putaran kedua Pilkada DKI, karena tidak ada calon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen. Putaran kedua akan digelar 20 September 2012.
(vit/nrl)











































