Gerindra: Terlalu Dini Bicara Pilpres

Gerindra: Terlalu Dini Bicara Pilpres

- detikNews
Kamis, 12 Jul 2012 15:01 WIB
Gerindra: Terlalu Dini Bicara Pilpres
Jakarta - Partai Gerindra enggan mengaitkan keunggulan sementara Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dengan pencapresan Prabowo Subianto. Gerindra mengaku masih memfokuskan persiapan pemilu legislatif 2014.

"Soal pilpres masih terlalu dini, terlalu jauh dikaitkan pilkada dan pilpres. Partai Gerindra masih banyak PRnya, pemilu legislatif. Saya kira masih cukup panjang perjalanan," kata Wakil Ketum Partai Gerindra, Fadli Zon saat dihubungi wartawan, Kamis (12/7/2012).

Menurut dia, keunggulan Jokowi-Ahok merupakan fenomena baru di Jakarta. "Mereka melihat figur dari Jokowi dan Ahok. Dari sini kita melihat rakyat menginginkan perubahan," pungkasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani menyebutkan dukungan kepada Basuki merupakan bentuk komitmen partai atas keberagaman. "Ahok awalnya bukan di Gerindra, tapi Gerindra sukarela mendukung Ahok meski dari etnis minoritas. Ini keseriusan Gerindra mengedepankan kebhinekaan," ujarnya terpisah.

Muzani juga menolak mengomentari hasil sementara Pilkada akan memuluskan langkah Prabowo di 2014. "Bagaimana dengan 2014 ya kami tetap pada mengutamakan kebhinekaan dan gagasan ide untuk perbaikan bangsa," jawabnya.

(fdn/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads