"Jadi logikanya tidak sama. Logika pilkada dan pemilihan legislatif berbeda. Untuk pilkada daya tarik personal lebih kuat dibanding partai," kata Wakil Ketua DPP PKS wilayah Banten-Jakarta-Jabar saat berbincang, Kamis (12/7/2012).
Yudi menjelaskan PKS sudah melakukan survei internal. Hasilnya, posisi PKS di DKI masih kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, dari hasil survei yang diadakan partainya, Yudi menerangkan posisi PKS mengalahkan Partai Demokrat yang merupakan penguasa DKI pada pileg 2009 lalu. "Partai Demokrat saja sudah berhasil dilewati," ujarnya.
Meski demikian, PKS akan menjadikan hasil pilgub DKI untuk bahan evaluasi dan referensi partainya. Terlebih, tim sukses Hidayat-Didik yang juga berasal dari PKS, kurang berhasil menggaet pemilih gamang atau floating mass.
"Evaluasi jelas akan kami lakukan, yang jelas captive market PKS 12% tetap bertahan. Dan ada floating mass yang akan kami garap dalam 2 tahun ke depan," imbuhnya.
(tor/rmd)










































