Selanjutnya pihaknya akan menindaklanjuti kesepakatan itu dengan pembicaraan politik di tingkat partai.
"Semua calon sudah kita ajak komunikasi. Hingga saat ini sudah ada tiga pasangan calon yang memberikan sinyal sepakat untuk merapat kepada kita. Nantinya kesepakatan itu akan ditindaklanjuti di tingkat partai," ujarnya kepada wartawan di Solo, Kamis (12/7/2012), di rumah dinas Walikota Surakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya tentang perolehan suaranya yang mampu membalikkan prediksi semua lembaga survei, Jokowi menjelaskan bahwa perubahan dan perkembangan di lapangan terjadi dari menit ke menit dan jam ke jam. Hal itu mungkin luput dari pembacaan yang dilakukan oleh lembaga survei. Sedangkan Jokowi sendiri sejak awal mengaku yakin perolehan suaranya tidak jauh berbeda dengan yang tercatat pada hasil perhitungan cepat saat ini.
"Saya selalu di lapangan sehingga lebih tahu perkembangan yang terjadi setiap saat. Perhitungan saya sejak awal juga tidak jauh berbeda dengan hasil quick count itu. Saya sendiri selama ini juga tidak menggunakan jasa lembaga survei, karena tidak kuat membayarnya" ujarnya.
Pada hari Senin (9/7) lalu, ketika bertemu detikcom di Solo, Jokowi memang telah mengatakan bahwa sesuai perkiraannya pribadi, dia akan mampu memenangi putaran pertama Pilkada DKI, namun Pilkada akan tetap berlangsung dua putaran.
"Saya memperkirakan sendiri saya akan menang secara prosentase di putaran pertama. Mungkin perolehan saya nanti sekitar 42 hingga 45 persen. Artinya masih ada putaran kedua," ujar Jokowi saat itu kepada detikcom.
(mbr/mpr)











































