"Dari dulu saya kurang setuju ada quick count," kata Mega di Kediamannya, Jl Kebagusan IV, Jaksel, Rabu (11/7/2012).
Mega menilai, hasil quick count sebuah lembaga survei itu tidak bisa dijadikan gambaran. Hasil itu hanyalah gambaran sebuah permasalahan.
"Karena itu bukan pegangan, hanya gambaran," tegasnya.
Mega pun tidak terlalu memperdulikan posisi dirinya yang berada di urutan teratas sejumlah lembaga survei. Mega mengaku hanya ingin bagaimana supaya partainya bisa kembali menang dalam Pemilu Legislatif 2014 mendatang.
"Kalau sekarang (jadi juara), ya alhamdulilah, tapi kapan-kapan bisa saja melorot. Yang penting partai saya solid untuk menghadapi 2014," tutupnya.
(mok/ega)











































