Unik, Ada TPS Bhinneka Tunggal Ika di Jakarta Utara

- detikNews
Rabu, 11 Jul 2012 14:42 WIB
Jakarta - Ada yang unik di sebuah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di RW 09 Kampung Beting, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Para petugas KPPS di TPS tersebut mengenakan pakaian adat mulai dari Betawi hingga Bali.

Pantauan detikcom di TPS 081, Rabu (11/7/2012), tujuh petugas KPPS mengenakan baju adat. Ketua KPPS tampak mengenakan baju adat Nias. Sedangkan anggota KPPS lainnya mengenakan baju adat Madura, Bugis, Jawa, dan Betawi.

"Namanya TPS Bhinneka Tunggal Ika, idenya terinspirasi dari jumlah penduduk Jakarta yang banyak dan multi etnis. Jadi TPS ini dibangun dengan semangat kebersamaan, jadi petugasnya memakai busana asli daerahnya masing-masing," kata ketua RW 09 Kampung Beting, Nanang Suwardi, kepada wartawan di TPS tersebut.

Nanang menjelaskan anggaran untuk membuat TPS tersebut menjadi berbeda berasal dari bank sampah dan bantuan warga. Bahkan tiga tenda semi permanen yang cukup mewah juga berasal dari sumber dana yang sama.

"Ini pertama dari honor KPPS yang dikurangi, untuk ini juga terus dari warga dan hasil dari bank sampah. Jadi bagaimana caranya supaya bisa hemat. Termasuk tenda itu kontribusi dari bank sampah," ujar Nanang.

Nanang memang pendiri bank sampah di Kampung Beting yang telah memiliki 585 nasabah dari 4480 orang yang tinggal di wilayahnya. "Bank sampah ini sejak 10 Januari 2010," terangnya.

Walau begitu, Nanang tidak ingin TPS unik di lingkungannya berorientasi pada bank sampah. Ia mengaku hanya ingin menarik para pemilih agar datang dan menggunakan hak mereka.

"Orientasinya tidak ke bank sampah, tapi pertama kita ciptakan semangat persaudaraan. Kedua, sebagai daya tarik untuk pemilih dengan dana dari program daur ulang, jadi mungkin menarik mereka. Itu upaya sebenarnya," papar Nanang.

Nanang menambahkan telah berencana membuat tiga tema untuk TPS di wilayahnya. Namun hal ini akan direalisasikan jika pilkada sampai pada dua putaran.

"Kalau bisa sampai dua putaran, putaran kedua nanti ada tiga TPS kita buat bertema Bhinneka, Pancasila, dan alam barzah. TPS Bhineka itu ya pakaian daerah dan ornamen daerahnya kita perbanyak lagi. TPS Pancasila nanti sekitar TPS kita buat lambang-lambang sila ke satu hingga ke lima. Terus petugasnya kita kasih atribut Pancasila. TPS alam barzah nanti ada suster ngesot, kuntilanak. Lalu nanti ditampilkan wanita cantik tapi misterius," tutup Nanang.


(vid/rmd)