"Jadi kader kami yang bernama Mardinah, Yuli, dan Erna. Mereka disuruh melepaskan baju mereka. Katanya begini, 'Buka tuh baju batik, kalau enggak gue telanjangi nanti'," cerita anggota tim advokasi timses Hidayat-Didik Agus Otto, di Pos Hidayat-Didik Center di Jalan Warung Buncit no. 30, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012).
Dilaporkan bahwa hal itu terjadi di TPS 40 yang berada di Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat. Agus mengatakan bahwa kata-kata itu terucap dari seorang suami petinggi kelurahan Cempaka Putih Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan tindak pidana murni. Kami minta yang bersangkutan minta maaf secara terbuka di depan umum. Karena ia bilang di depan umum, kalau tidak bisa kami tuntut," sambung Agus.
Menurut cerita Agus, saat ini pihaknya sedang melakukan pembicaraan dengan pihak-pihak terkait di Cempaka Putih Timur.
Seperti diketahui, selama ini pasangan Hidayat-Didik identik dengan batik warna oranye.
(ega/nwk)











































