TPS 51 berdiri di bekas rumah konveksi. Bangunan itu kusam dengan banyak bekas-bekas kebakaran dan benda-benda yang hangus terbakar. Bangunan itu tanpa atap dan satu-satunya bangunan yang tegak berdiri adalah dinding di setiap sisi-sisinya dan di tengah bangunan dibangun sebuah tenda sebagai tempat untuk masyarakat memilih calon gubernurnya.
Menurut Ketua KPPS setempat, Roziq (40), jumlah pemilih yang terdaftar di TPS 51 yang terdaftar berjumlah 395 orang. Namun sayangnya, hanya setengah dari jumlah keseluruhan warga yang kemungkinan memanfaatkan hak pilihnya.
"Karena ketika undangan dibagikan setelah kebakaran, mayoritas sudah pulang kampung. Lebih banyak yang memikirkan harta benda mereka, " kata Roziq di TPS 51, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Rabu (11/7/2012).
Bahkan tenda yang berdiri di tengah bangunan bekas kebakaran itu baru didapatkannya sehari yang lalu. Sedangkan lahan yang dijadikan lokasi TPS, Roziq mengakui belum mendapatkan izin dari pemiliknya. "Sekarang tidak diketahui keberadaannya," kata Roziq.
Sementara itu, Ketua RW 09, Taryo (42) membenarkan banyaknya warga yang pulang kampung setelah api menghanguskan wilayah tersebut pada 3 Juli 2012. "Sejak kejadian kebakaran itu, banyak yang hilang hak suara mereka. Ini saja sudah syukur kita bisa jalani," ujarnya.
"Dari semua kelurahan, cuma di TPS ini aja yang begini," kara Taryo mengomentari kondisi TPS 51.
(tfq/nrl)











































