Demikian disampaikan Presiden SBY dalam sesi keterangan pers bersama Kanselir Jerman, Angela Merkel. Acara berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
"Kerjasama bidang pertahanan tak hanya industri pertahanan, tapi lebih luas. Termasuk kepolisian," ujar Presiden SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam bidang industri ada joint production dan joint investment," sambung SBY.
Lebih lanjut dijelaskannya, kerja sama pertahanan serupa juga Indonesia jalin dengan sejumlah negara sahabat. Polanya sama, demikian juga kebijakan untuk pembelian alutsista yang TNI dan Polri perlukan.
"Yang sudah bisa dibuat sendiri di dalam negeri, maka kita buat di dalam negeri. Sedangkan yang belum bisa, kita beli dari negara sahabat," sambung SBY.
"Saya pastikan proses pengadaan transparan dan kami tidak akan salahgunakan. Kami tidak pakai menembaki rakyat sendiri, tetapi mempertahankan kedaulatan sehingga kawasan ini tetap stabil," tegas SBY.
Sedangkan pertanyaan pembelian tank Leopard yang ditujukan buat Kanselir Angela Merkel, tidak dia jawab secara jelas. Meski kerja sama disinggung, namun tidak soal tank Leopard.
"Itu tidak kita singgung secara konkret. Itu porsi menteri teknis," jawab Merkel.
(lh/mad)











































