Peristiwa tragis itu terjadi di ruas jalan menuju jembatan III Barelang Batam, tepatnya di depan Restoran Golden Fish, Selasa (10/7/2012). Saksi mata sempat melihat korban terjatuh di aspal dan tertabrak sepeda motor polisi yang melaju di belakang korban.
"Polisi sepertinya tidak sempat menghindar," ujar saksi, Wadon Simbolon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi, helm korban hancur. Darah berceceran di aspal. Sementara di kamar jenazah RS Otorita Batam, jenazah Haryono tampak terbungkus kain kafan. Luka di kepalanya diperban. Sejumlah kerabat baik keluarga maupun rekan kerja korban larut dalam duka.
Haryono yang tinggal di kediaman di RT 3 RW 4 Kelurahan Tanjungriau itu meninggalkan seorang istri dan dua orang anak berumur 7 dan 1,5 tahun. Saat dikabari, istrinya yang berada di Yogyakarta tengah mengikuti pertemuan dinas. Mendengar kabar itu, istrinya yang satu kantor dengan Haryono langsung berangkat menuju Batam.
Β
Kepolisian belum memberikan keterangan mengenai kejadian tersebut. Kasatlantas Polresta Barelang Kompol Suka Irawanto, Kanit Lakalantas Polresta Barelang Iptu Awang, dan Direktur Polairud Polda Kepulauan Riau Kombes Yasin enggan mengangkat telepon. Diduga, polisi yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah anggota Polairud Polda Kepri.
(trw/trw)











































