"Dari temuan itu, Supono (warga) melapor ke ketua RT dan anggota pokdar kamtibmas yang kemudian diteruskan kepada kami di Polsek Beji. Tidak ditemukan kartu identitas tubuh mayat itu," kata Kapolsek Beji AKP Agus Widodo saat dihubungi detikcom, Selasa (10/7/2012).
Agus menceritakan mayat pria tersebut ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB tadi pagi di sebuah tanah lapang milik John Bennet (65). Mayat yang diperkirakan berusia 35 tahun itu ditemukan oleh Supono, anak John Bennet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi saat didekati, pria tersebut ternyata sudah tak bernyawa. Supono lantas melaporkan hal ini ke Ketua RT. Di dalam kantong pakaian pria itu terdapat rokok, korek api, gel rambut, dan uang Rp 2.000.
"Mayatnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi," jelasnya.
Seorang saksi mata bernama Edi mengaku sempat melihat pria tersebut sedang mondar mandir di Kampung Curug, tepat di samping penjual nasi goreng sebelum ditemukan tewas. Laki-laki itu terlihat meringis dan mengerang seperti menahan rasa sakit.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik yang dialami. Juga tidak ditemukan tanda-tanda penggunaan narkoba, seperti mulut berbusa. Saya duga, lelaki itu sedang menderita sakit," ungkapnya.
Ciri-ciri mayat pria ini yakni kulit sawo matang, badan kurus, tinggi badan sekitar 160 cm, ada tato di lengan kanannya, rambut hitam pendek, memakai kaos warna hitam kusam, tali pinggang hitam, dan bercelana panjang jeans warna biru.
"Kami imbau kepada keluarga, kenalan, atau siapa saja yang mengenali mayat ini dapat menghubungi Polsek Beji segera," pintanya.
(gus/gus)











































