"Presiden besok agendanya hadiri undangan pertemuan antara IMF dengan kalangan pebisnis," ujar Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha.
"Setelah itu langsung terbang ke Magelang," sambung Julian yang ditemui di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja tidak begitu. Perlu diketahui bahwa meski bekerja di Istana Merdeka, namun seperti halnya sebagian besar pekerja yang berkantor di Jakarta, Presiden SBY juga bukan warga DKI Jakarta alias penglaju alias commuter.
Seperti telah diketahui, kediaman pribadi Presiden SBY dan keluarga berada di Cikeas, Kec. Gunung Putri, Kab. Bogor. Pada tanggal 24 Februari 2012 mereka membuat e-KTP atas alamat tersebut.
Maka sudah jelas mereka tidak memiliki KTP DKI Jakarta. Oleh karenanya tidak memiliki hak buat mencoblos pasangan yang diusung oleh Partai Demokrat sekalipun.
Menurut jadwal, Presiden SBY esok bertolak ke Magelang pada pukul 14.20 WIB (11/7). Agenda utama kunjungan kerjanya di sana adalah melantik perwira remaja TNI dan Polri yang digelar di Lapangan Sapta Marga Kompleks Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Kamis (12/7) pagi.
Para perwira baru yang dilantik terdiri dari 302 dari Akmil, 95 dari AAL, 124 dari AAU serta 305 dari Akpol. Mereka terdiri dari 273 taruna dan 42 taruni yang setelah ini berhak menyandang gelar Sarjana Sains Terapan Bidang Pertahanan (SST. Han).
Di dalam upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri pada Kamis lusa, rencananya Presiden SBY juga akan memberikan penghargaan Adhimakayasa. Ini adalah tanda penghargaan bergengsi kepada para lulusan terbaik dari masing-angkatan yang diwisuda.
"Sorenya kita langsung kembali ke Jakarta," sambung Julian.
(lh/mpr)











































