13.00 WIB Teng! TPS Ditutup, Suara Pilgub DKI Mulai Dihitung

13.00 WIB Teng! TPS Ditutup, Suara Pilgub DKI Mulai Dihitung

- detikNews
Selasa, 10 Jul 2012 13:08 WIB
13.00 WIB Teng! TPS Ditutup, Suara Pilgub DKI Mulai Dihitung
Jakarta - Pemungutan suara di pilgub DKI Jakarta akan digelar 11 Juli besok sejak pukul 07.00-13.00 WIB. Setelah itu, TPS akan ditutup dari aktivitas pemungutan suara, berlanjut ke penghitungan suara.

"Jangan datang ke TPS lebih dari pukul 13.00 WIB, karena TPS sudah ditutup untuk pencoblosan. Dilanjutkan dengan penghitungan suara," ujar Ketua Pokja Sosialisasi KPU DKI, Sumarno, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (10/7/2012).

Penghitungan suara dilakukan dengan cara manual oleh Komite Pelaksana Pemungutan Suara (KPPS). Setelah suara di TPS di tiap-tiap kelurahan selesai dihitung, kotak suara lantas dikunci dan disegel. Kotak suara tersebut berisi Berita Acara dan Sertifikasi Hasil Penghitungan suara oleh KPPS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutkan kotak suara diberikan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan yang membawahi TPS. Kemudian dilanjutkan dengan penyusunan dan penyampaian Berita Acara dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di tingkat kelurahan oleh PPS kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK) pada 12-14 Juli.

Dari PPK kemudian berlanjut ke KPU kabupaten/kota pada 15-16 Juli. Lantas dilanjutkan ke tingkat KPU Provinsi pada 17-18 Juli.

"Nah tanggal 19-20 Juli dilakukan penyusunan berita acara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara oleh KPU provinsi dan penetapan pasangan calon terpilih," sambung Sumarno.

Berdasarkan hasil perhitungan, kalau tidak ada pasangan calon yang meraih suara 50 persen plus satu maka akan dilakukan pilgub putaran kedua. "Tanggal 20 Juli itu diumumkan. Sedangkan pelaksanaan putaran kedua pada 20 September," ucap Sumarno.

Enam pasangan calon gubernur dan wakil gubernur akan diperebutkan oleh 6.962.345 warga Jakarta, Rabu (11/7) besok. Enam pasangan calon itu adalah Fauzi Bowo-Nahcrowi Ramli, Hendardji Soepandji-A Riza Patria, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Alex Noerdin-Nono Sampono.

(/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini