"Iya kemarin diperiksa, ditanya-tanya perginya (Pipit) sama siapa, pakai baju apa," kata Wulan kepada detikcom, Selasa (10/7/2012).
Wulan pun memberikan keterangan berdasarkan informasi yang ia ketahui. Namun ia membantah jika dikatakan polisi sempat masuk ke kamar Pipit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, setelah pemberitaan soal Pipit merebak, pihak UI sudah menghubunginya. Mereka juga bertanya soal kronologis hilangnya staf pengajar Salemba Grup ini.
"Kemarin Humas UI telepon, nanya-nanya segala macam. Janji mau bantuin," jelas Husni saat dihubungi terpisah.
Pihak kampus juga bertanya apakah Pipit pernah masuk kelompok-kelompok terlarang atau tidak. Husni menegaskan jika adiknya itu tidak pernah terkait dengan organisasi apapun.
"Kok susah banget kayaknya yah mas nemuinnya," ujar Husni khawatir.
Keluarga Pipit di Tegal tidak mendapatkan kabar Pipit sejak 3 minggu lalu. Pipit yang baru mendapat gelar sarjana Farmasi dari UI pada Februari 2012 dan kini sedang mengambil program apoteker di UI, semula bermaksud akan pulang ke kampung halamannya di Tegal.
Namun pada 16 Juni, dia membatalkan kepulangannya karena harus memberikan les dan hingga kini keluarga belum mengetahui kabar Pipit. Keluarga juga sudah melaporkan hilangnya Pipit ke Polres Depok pada 30 Juni silam.
(mok/mok)











































