Soal Macet di Merak, Menhub: Ada Potensi Kesalahan Manajemen

Soal Macet di Merak, Menhub: Ada Potensi Kesalahan Manajemen

- detikNews
Senin, 09 Jul 2012 18:56 WIB
Jakarta - Kasus antrean panjang kendaraan sudah berulang kali di pelabuhan Merak. Bila masih gagal tangani kasusnya, pengelola pelabuhan itu dilaporkan ke Kemeterian BUMN untuk dipertimbangkan posisinya.

Demikian disampaikan Menhub EE Mangindaan tentang tindak lanjut antrian panjang truk di Merak. Dia dicegat oleh wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/7/2012).

"Ada potensi manajemen yang salah. Saya sudah tukar kepala cabangnya, ASDP-nya juga saya tegur," ujar Mangindaan tentang tindakannya tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau masih nggak bisa perbaiki, saya lapor ke Kementerian BUMN untuk pertimbangkan lagi orang itu," sambungnya.

Bila manajemen di pelabuhan berjalan baik maka tidak terjadi antrian panjang hingga berhari-hari. Kegiatan perbaikan dermaga atau kapal masuk dok, pastinya sudah bisa diantisipasi jauh-jauh hari.

Menhub tidak menutupi dugaan adanya praktek pungutan liar oleh oknum petugas pelabuhan Merak terhadap kendaraan yang antri. Pengawasan yang lebih ketat akan diterapkan dengan menempatkan jajaran Dirjen Perhubungan di lokasi.

Kepolisian juga digandeng untuk ikut melalukan aksi bersih-bersih itu. Maklum saja, ada laporan yang menyebut oknum polisi terlibat aksi penyalahgunaan wewenang di pelabuhan Merak.

"Ada yang mendahului (masuk ke kapal -red) yang sudah antri 2-3 hari, herannya pakai dikawal polisi pula. Artinya kan ada permainan," ungkap Mangindaan.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini