Menhub EE Mangindaan Mengaku Pusing Tangani Antrean Truk di Merak

Menhub EE Mangindaan Mengaku Pusing Tangani Antrean Truk di Merak

- detikNews
Senin, 09 Jul 2012 17:57 WIB
Jakarta - Menhub EE Mangindaan pusing menangani kasus antrean panjang kendaraan di pelabuhan Merak yang selalu berulang setiap tahun. Agar kasus itu tak terulang dan kian parah di musim mudik lebaran nanti, Mangindaan mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi.

"Tiga hari belakangan ini saya pusing lihat antrean sepanjang begitu," ujar Mangindaan kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/7/2012).

Mangindaan mengatakan sepanjang akhir pekan lalu tim dari Kemenhub bekerja ekstra untuk mengurai kemacetan di penyeberangan pelabuhan Merak, Banten. Kapal yang semula hanya ada 18 unit, ditambah menjadi 22 unit agar lebih banyak kendaraan yang bisa diseberangkan.

Penambahan 4 unit kapal tersebut, menurutnya, cukup efektif. Meski panjangnya sudah berkurang, namun tetap ada antrean kendaraan sampai di luar areal pelabuhan.

"Besok ditambah lagi jadi 24 kapal. Ada dua dermaga yang diperbaiki sudah selesai juga kok sekarang," imbuh Mangindaan.

Di samping itu, Mangindaan juga mengatakan prioritas kendaaran yang lebih dulu menyeberang diubah. Selama ini kendaraan pribadi didahulukan masuk ke kapal sehingga truk terpaksa antre lebih lama.

"Kemarin saya cek, kendaraan pribadi banyak sekali dan minta didahulukan. Saya balik, logistik yang duluan terutama yang bawa sembako," paparnya.

Politisi Demokrat ini juga menjelaskan memperketat pengawasan terhadap menajemen pelabuhan yang baru diganti. Pengetatan pengawasan juga dilakukan terhadap oknum polisi. Sebab menurutny, ada temuan keterlibatan polisi yang membuat antrean menjadi tak tertib.

"Ada yang mendahului (masuk ke kapal) yang sudah antre 2-3 hari, herannya pakai dikawal polisi pula. Ya artinya ada permainan," ungkap Mangindaan.

Lalu bagaimana agar saat mudik lebaran nanti, antrean panjang di Pelabuhan Merak tidak terulang?

"Lebaran di Merak akan ditambah menjadi 28 kapal. Kita ambil dari tempat lain, taruh di situ. Misal dari pelabuhan Ketapang, saya tarik 2 kapal," jawabnya.

(/)


Berita Terkait