"Hari ini kan sedang diperiksa. Nanti kalau sedang tidak diperiksa, boleh dijenguk," ujar jubir KPK, Johan Budi, saat dihubungi detikcom, Senin (9/7/2012).
Hingga saat ini belum ada keluarga dari Buol yang datang ke Jakarta untuk menjenguk Amran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah tidak mendapat izin, tiga orang keluarga Amran pun pulang tanpa memberi keterangan lagi kepada wartawan.
Amran memang saat ini sedang menjalani pemeriksaan untuk kasus suap terkait Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol kepada Hardaya Inti Plantations. Pukul 9.50 WIB tadi, Amran memasuki gedung KPK dengan menggunakan jaket tahanan KPK dan juga peci hitam.
Dalam kasus suap ini, KPK sudah mencegah tujuh orang. Mulai dari Direktur PT Hardaya Inti Plantation, Totok Lestiyo, Sukirno, Kirana Wijaya; dari PT Cakra Cipta Murdaya, Siti Hartati Murdaya; Bupati Buol, Amran Batalipu; dan 3 orang dari PT Hardaya Inti Plantations lainnya yaitu Benhard, Arim dan Seri Sirithorn.
(mad/mad)










































