Keluarga Harus Berani Tolak Harta Haram Hasil Korupsi

Keluarga Harus Berani Tolak Harta Haram Hasil Korupsi

- detikNews
Senin, 09 Jul 2012 11:52 WIB
Keluarga Harus Berani Tolak Harta Haram Hasil Korupsi
ilustrasi
Jakarta - Keluarga adalah pilar terdepan dalam memberantas korupsi. Karena itu gerakan antikorupsi akan mulai ditularkan lewat keluarga. Sangat penting bagi istri, anak, atau suami berani menolak harta yang tidak jelas asal usulnya.

"Jika suami atau istri yang sedang menjabat membawa harta apa pun harus dijelaskan kepada keluarga. Jika tidak transparan, keluarga harus berani menolak dengan alasan harta haram tidak berkah, merusak akhlak seisi rumah, dan merampas harta negara yang merugikan rakyat," kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, Senin (9/7/2012).

Busyro menjelaskan, karena pentingnya dorongan keluarga dalam membentuk pejabat yang bersih dan amanah, KPK akan menggenjot program pemberantasan korupsi berbasis keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita kerjasama dengan ormas, perguruan tinggi, dan pakar. Salah satu pilar mencegah korupsi yakni keluarga," tuturnya.

Konsep memulai pemberantasan korupsi dari keluarga dan rumah tangga ini, diharapkan bisa mencegah korupsi yang sudah luar biasa.

"Akan dirumuskan konsep filosofis dan metodologis operasionalnya. Keluarga menjadi entitas terpenting menyemai pemimpin bangsa. Fungsi orang tua sangat sentral. Orang tua, anak, suami atau istri harus selalu berbagi peran sebagai alat kontrol," tuturnya.

Jadi, lanjut Busyro, rumah tangga antikorupsi berfungsi menjadi pilar utama mencegah korupsi. "Membentuk rumah tangga yang agamis, transparan, dan amanah," jujurnya.

(ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads