Kenakan Jaket Tahanan, Bupati Buol Amran Batalipu Diperiksa KPK

Kenakan Jaket Tahanan, Bupati Buol Amran Batalipu Diperiksa KPK

Sukma Indah Permana - detikNews
Senin, 09 Jul 2012 11:14 WIB
Jakarta - KPK kembali memeriksa tersangka kasus suap, Bupati Buol Amran Batalipu. Arman terlihat mengenakan jaket tahanan KPK berwarna putih dan langsung melangkah cepat memasuki Gedung KPK di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Amran turun dari mobil tahanan KPK yang berjenis Kijang pada pukul 10.40 WIB, Senin (9/7/2012). Selama ditahan Amran ditempatkan di tahanan KPK yang terletak di basement gedung KPK. Begitu keluar dari mobil Amran langsung berlari kecil ke dalam gedung KPK.

Amran mengenakan jaket tahanan KPK berwarna putih bertuliskan 'Tahanan KPK'. Amran mengenakan peci hitam dan juga celana bahan hitam. Namun Amran tak mau menjawab pertanyaan wartawan. Dia langsung masuk ke dalam gedung tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amran sebenarnya berhasil ditangkap KPK pada Selasa (26/6) lalu setelah kedapatan tengah akan menyuap uang dalam jumlah miliaran rupiah. Dalam penggerebekan itu, Amran yang dilindungi para pengawalnya, berhasil meloloskan diri dari sergapan penyidik KPK. Namun akhirnya Amran berhasil juga ditangkap di rumahnya menjelang subuh, Jumat 6 Juli.

Uang yang diduga untuk menyuap itu, diberikan terkait hak guna usaha (HGU) Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Buol kepada Hardaya Inti Plantations.

Dalam kasus suap ini, KPK sudah mencegah tujuh orang. Mulai dari Direktur PT Hardaya Inti Plantation, Totok Lestiyo, Sukirno, Kirana Wijaya; dari PT Cakra Cipta Murdaya, Siti Hartati Murdaya; Bupati Buol, Amran Batalipu; dan 3 orang dari PT Hardaya Inti Plantations lainnya yaitu Benhard, Arim dan Seri Sirithorn.

(nal/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini