"Sampai saat ini masih kita lacak keberadaannya," ujar Kasat Reskrim Polres Depok AKP Febriansyah saat dikonfirmasi detikcom, Senin (9/7/2012).
Polres Depok merasa terbantu dengan dukungan dari keluarga Pipit. "Mereka juga masih membantu, jadi sampai saat ini masih dikaji," tambah Febriansyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi waktu itu dia pukul 12.00 WIB telepon, nanti malam sehabis maghrib mau pulang ke Tegal. Terus tiba-tiba pukul 16.45 WIB dia ngehubungi lagi, katanya enggak jadi pulang," ujar ibu Pipit, Nadiroh (47), saat dikonfirmasi detikcom, Senin (9/7/2012).
Nadiroh menjelaskan, anak keduanya dari empat bersaudara ini membatalkan niatnya untuk pulang kampung karena ada muridnya yang minta les privat. Pipit diketahui sebagai salah satu pengajar di lembaga les privat milik Salemba Group.
"Jadi mau pulangnya minggu depan aja. Saya mau SMS dia kalau mau pulang jangan sampai minggu depan tapi sudah tidak bisa dihubungi lagi. HP-nya mati," jelas Nadiroh.
(gah/nrl)











































