Zulkarnaen Djabbar Mundur, Cara Kembalikan Citra DPR

Zulkarnaen Djabbar Mundur, Cara Kembalikan Citra DPR

Dhurandhara HKP - detikNews
Senin, 09 Jul 2012 07:36 WIB
Zulkarnaen Djabbar Mundur, Cara Kembalikan Citra DPR
Foto: detikcom
Jakarta - Ditetapkannya Zulkarnaen Djabbar sebagai tersangka korupsi pengadaan Alquran membuat publik tercengang. Satu-satunya cara mengembalikan citra DPR, Zulkarnaen Djabbar harus mundur dari DPR.

Kasus ini tentu saja menyebabkan popularitas DPR di mata masyarakat menurun. Maka dari itu wajar saja banyak desakan agar Zulkarnaen segera dipecat dari keanggotaan DPR serta partai Golkar yang menaunginya.

Citra DPR dan juga partai Golkar juga ikut terseret mundur semenjak kejadian ini. Bagaimana cara mengembalikannya?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Golkar harus memberikan hukuman politik. Nonaktifkan sementara, keanggotaan dan kepengurusannya," ujar Manager Public Affairs Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi, saat berbincang dengan detikcom Senin (9/7/2012).

"Sebelumnya media menuntut ramai-ramai Nazar dan Angie agar di nonaktifkan. Kenapa sekarang tidak menuntut hal yang sama? Itu cara paling minimalis mendongkrak citra DPR dan Golkar. Syukur-syukur bisa mengundurkan diri," sambungnya

Namun menurut Burhanuddin, tidak mudah untuk secara sepihak mencopot status Zulkarnaen sebagai anggota DPR karena sudah ada aturan hukum yang berlaku. "Berdasarkan aturan main, status Zulkarnaen DJabbar tidak bisa dicopot sampai ada keputusan status tersangka Zulkarnaen yang bersifat tetap. Tapi jika terus mengikuti aturan hukum, citra mereka akan susah untuk diselamatkan," tambahnya.

Sebelumnya Wasekjen Golkar Nurul Arifin juga mendesak agar Zulkarnaen segera mundur, meskipun bersifat sementara. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki citra partai Golkar.

"Bukan saya saja tapi banyak teman teman lain di partai yang menginginkan dia mengundurkan diri sementara karena kita juga ingin memperbaiki kerusakan di partai ini, dan membuat suasana menjadi dingin dulu. Itu kita mengimbau kepada Pak ZD untuk mengundurkan diri supaya fokus mempersiapkan pemeriksaan dia minggu depan," kata Nurul kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2012).

(van/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini