Kasus ini tentu saja menyebabkan popularitas DPR di mata masyarakat menurun. Maka dari itu wajar saja banyak desakan agar Zulkarnaen segera dipecat dari keanggotaan DPR serta partai Golkar yang menaunginya.
Citra DPR dan juga partai Golkar juga ikut terseret mundur semenjak kejadian ini. Bagaimana cara mengembalikannya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya media menuntut ramai-ramai Nazar dan Angie agar di nonaktifkan. Kenapa sekarang tidak menuntut hal yang sama? Itu cara paling minimalis mendongkrak citra DPR dan Golkar. Syukur-syukur bisa mengundurkan diri," sambungnya
Namun menurut Burhanuddin, tidak mudah untuk secara sepihak mencopot status Zulkarnaen sebagai anggota DPR karena sudah ada aturan hukum yang berlaku. "Berdasarkan aturan main, status Zulkarnaen DJabbar tidak bisa dicopot sampai ada keputusan status tersangka Zulkarnaen yang bersifat tetap. Tapi jika terus mengikuti aturan hukum, citra mereka akan susah untuk diselamatkan," tambahnya.
Sebelumnya Wasekjen Golkar Nurul Arifin juga mendesak agar Zulkarnaen segera mundur, meskipun bersifat sementara. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki citra partai Golkar.
"Bukan saya saja tapi banyak teman teman lain di partai yang menginginkan dia mengundurkan diri sementara karena kita juga ingin memperbaiki kerusakan di partai ini, dan membuat suasana menjadi dingin dulu. Itu kita mengimbau kepada Pak ZD untuk mengundurkan diri supaya fokus mempersiapkan pemeriksaan dia minggu depan," kata Nurul kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2012).
(van/gah)










































