Waketum Golkar: Stok Capres 2014 Itu-itu Saja

Waketum Golkar: Stok Capres 2014 Itu-itu Saja

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 09 Jul 2012 06:40 WIB
Waketum Golkar: Stok Capres 2014 Itu-itu Saja
foto: detikcom
Jakarta - Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono menilai kandidat capres yang akan berlaga di pemilu 2014 masih itu-itu saja. Lalu siapa yang menurutnya kandidat capres terkuat?

"Kalau sekarang ini kan cuma itu-itu saja stoknya. Megawati, Prabowo, Pak Wiranto, Pak Ical, Hatta, masih itu-itu saja," kata Agung kepada detikcom, Senin (9/7/2012).

Namun Agung belum berani meramal siapa yang akan berjaya di Pemilu 2014. Menurut Agung, situasi politik sangat dinamis dan tak bisa ditebak-tebak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira nggak tahu nih, kita lihat nih, kita belum bisa berandai-andai," kata Agung.

Meski demikian, Agung menambahkan, meski kandidat capresnya hanya itu-itu saja tapi mereka sudah punya pengalaman. Tentu masih ada harapan Indonesia tumbuh dan berkembang ke depan.

"Bukan berarti mereka nggak punya pengalaman. Mereka orang-orang yang tahu sejak zaman Orba. Jangan dipandang mereka tidak punya apa-apanya, mereka punya pengalaman segudang,"tegasnya.

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei mengenai apa saja tantangan bagi para calon presiden yang akan bertarung di 2014 mendatang. Hasil survei itu menunjukkan banyak tokoh populer yang ternyata tidak disukai oleh masyarakat Indonesia.

SMRC melakukan survey pada 20-30 Juni 2012. Metode yang digunkan adalah dengan cara wawancara yang dilakukan secara random dengan margin of error sebesar 3 persen. Jumlah responden yang dilibatkan adalah 1.230 responden dengan komposisi pria dan wanita. Usia responden adalah WNI dari 33 provinsi berusia 17 tahun ke atas, dan/atau belum berumur 17 tahun namun sudah menikah.

"Hasil temuan kami ada beberapa tokoh nasional yang dikenal cukup luas seperti Megawati, Prabowo, Aburizal Bakrie, Sultan Hamengku Buwono X, Anas Urbaningrum dan Hatta Rajasa," ujar CEO SMRC, Grace Natali, di Hotel Foor Seasons, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu, (8/7/2012).

Grace menambahkan dari tokoh-tokoh populer tersebut, tingkat akseptabiitas (kesukaan) publik terhadap tokoh-tokoh tersebut tidak setinggi dengan popularitas mereka. Hal ini disebabkan karena banyak tokoh nasional yang dikenal dinilai kurang memenuhi kriteria kualitas nasional. "Aburizal dinilai sebagai calon presiden yang dalam persepsi pemilih dinilai hampir lemah di semua kualitas personal. Megawati juga cukup populer tetapi dianggap lemah dalam kompetensi dan ketegasan. Sementara untuk Prabowo dinilai lemah dalam integritas dan empati dibanding Megawati," tutur Grace.

Dengan masih banyaknya kelemahan dari para tokoh nasional yang ada, membuat 60 persen masyarakat Indonesia belum menentukan pilihannya. Di antara nama tersebut, apabila pemilihan presiden dilakukan hari ini maka Prabowo akan menjadi pemenang.

(van/van)


Berita Terkait